Perlunya UMKM Memperkuat dengan IT

it_ukmJAKARTA (Bisnis.com): Pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil menengah (KUMKM) Indonesia harus diperkuat dengan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi modern  agar memiliki daya saing kuat menghadapi kompetitor asing yang terus memasuki pasar Indonesia.

”Tanpa dukungan kekuatan tersebut, sektor riil kita sulit menghadapi persaingan global, terutama menghadapi pasar bebas dengan negara Asean, terutama China,” ungkap Staf Ahli Bidang Pemanfaatan Teknologi Kementerian Koperasi dan UKM Wayan Suarja kepada Bisnis, hari ini.

Dengan penerapan teknologi modern, KUMKM Indonesia baru bisa kompetitif dengan China yang telah lebih dulu memanfaatkannya. Hal itu dibuktikan dengan penawaran berbagai produk yang nilai jualnya rata-rata di bawah komoditas nasional.

Menurut dia, beberapa pelaku KUMKM sudah memanfaatkan teknologi modern, tetapi masih perlu ditingkatkan pemakaiannya agar mampu menyaingi harga jual produk asing. Sebab, teknologi modern bisa memangkas biaya operasional maupun efisiensi.

Meski instansi pemberdayaan sektor riil tersebut belum memiliki anggaran khusus terhadap pemanfaatan teknologi anggih, namun telah melakukan peningkatan kapasitas secara bertahap terhadap KUMKM.

“Tidak ada jawaban lain, mereka harus menerapkan terknologi modern untuk mengoptimalkan peranan dalam persaingan global saat ini. Kami hanya bisa menyikapinya dengan memperkuat mereka melalui Tempat Praktik Ketrampilan Usaha (TPLKU) di berbagai daerah.”

Satu negara yang menerapkan pengunaan teknologi modern bagi KUMKM, katanya, akan tinggi produktivitas kerjanya. Sebaliknya negara yang kurang peduli terhadap penerapan teknologi canggih bagi sektor riilnya, produktivitasnya pasti lebih rendah, dan nilai jual komoditasnya lebih mahal.

(bisnisdotcom)